Powered By Blogger

Minggu, 24 Mei 2015

Terapkan Keadilan dalam kehidupan

Nama : Rahmat Detazami
NPM   : 18314798
Kelas  : 1TA02



          Dalam kehidupan kita harus menyeimbangkan antara hak dan kewajiban . Secara garis besar keseimbangan antara hak dan kewajiban adalah keadilan . Keadilan juga dapat disimpulkan sebagai keadaan seimbang dimana kedua belah pihak sudah merasa tidak ada yang rugi .

          Ada banyak macam dari keadilan salah satunya adalah keadilan distributif , menurut Aristoteles , keadilan distributif adalah keadilan akan terlaksana bilamana  hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan secata tidak sama . Contoh adi bekerja 7 tahun dan dudi bekerja 5 tahun bonus yang diterima adi lebih besar dibandingkan dudi , karena adi lebih lama bekerja. Bila bonus yang diterima adi dan dudi sama maka keadaan tersebut belum disebut adil . Seberapa besar atau kecilnya yang kita dapat adalah cerminan dari apa yang kita kerjakan. 


          Manusia adalah mahkluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna diantara ciptaan-Nya lainnya. Manusia memiliki akal dan budi untuk menentukan sesuatu itu benar apa salah  , ini lah yang sangat membedakan dengan yang lainnya, manusia biasanya memperguanakan akal pikiran nya sebelum melakakukan sesuatu maupun untuk mempertimbangkan suatu. Manusia memiliki rasa tanggungjawab tingkah laku intelektual dan sosial , memiliki rasa tanggung jawab akan kewajiban yang dimiliki. Sebagai manusia telah ditakdirkan memiliki haknya masing-masing . Mewujudkan keadaan seimbang antara sesama untuk mencapai keadaan yang lebih nyaman tanpa ada yang kehilangan haknya dan melupakan kewajibannya, keadaan yang seimbang ataupun keadaan yang adil harus di laksanakan dalam setiap kegiatan interaksi manusia , dimana pun , kapan pun dan dengan siapapun sehingga kita menghindari adanya tindak pembudakan atau tindakan yang tidak adil . Pada hakikatnya tidak ada satu manusia pun yang ingin diperlakukan tidak adil .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar